Senin, 25 April 2011

HARMONISASI AKUNTANSI INTERNASIONAL

HARMONISASI AKUNTANSI INTERNASIONAL

Harmonisasi merupakan proses untuk meningkatkan kompatibilitas (kesesuaian) praktik akuntansi dengan menentukan batasan-batasan seberapa besar praktik-praktik tersebut dapat beragam. Standar harmonisasi ini bebas dari konflik logika dan dapat meningkatkan komparabilitas (daya banding) informasi keuangan yang berasal dari berbagai negara.Upaya untuk melakukan harmonisasi standar akuntansi telah dimulai jauh sebelum pembentukan Komite Standar Akuntansi Internasional pada tahun 1973. Baru-baru ini, sejumlah perusahaan yang berusaha memperoleh modal di luar pasar Negara asal dan para investor yang berusaha untuk melakukan diversifikasi investasi secara internasional menghadapi masalah yang makin meningkat sebagai akibat dari perbedaan nasional dalam hal akuntansi, pengungkapan, dan audit.
Terkadang orang menggunakan istilah harmonisasi dan standarisasi seolah-seolah keduanya memiliki arti yang sama. Namun berkebalikan dengan harmonisasi, secara umum standarisasi berarti penetapan sekelompok aturan yang kaku dan sempit dan bahkan mungkin penerapan satu standar atau aturan tunggal dalam segala situasi. Standarisasi tidak mengakomodasi perbedaan-perbedaan antarnegara, dan oleh karenanya lebih sukar untuk diimplemntasikan secara internasional. Harmonisasi jauh lebih fleksibel dan terbuka, tidak menggunakan pendekatan satu ukuran untuk semua, tetapi mengakomodasi beberapa perbedaan dan telah mengalami kemajuan yang besar secara internasional dalam tahun-tahun terakhir.

PERBEDAAN ANTARA HARMONISASI DAN STANDARISASI






Komparabilitas informasi keuangan merupakan konsep yang lebih jelas daripada harmonisasi. Informasi yang dihasilkan dari system akuntansi, pengungkapan dan atau audit yang berbeda dapat dibandingkan jika memiliki kemiripan dalam cara dimana para pengguna laporan keuangan dapat membandingkannya tanpa perlu membiasakan diri dengan lebih dari satu system.

Harmonisasi akuntansi mencakup harmonisasi

1. Standar akuntansi (yang berkaitan dengan pengukuran dan pengungkapannya

2. Pengungkapan yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan publik terkait dengan penawaran surat berharga dan pencatatan pada bursa efek, dan

3. Standar audit

SURVEI HARMONISASI INTERNASIONAL

Keuntungan harmonisasi internasional
• Bahasa
Mereka yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa Ibu mungkin merasa beruntung bahwa Inggris menjadi bahasa kedua yang sangat banyak digunakan di seluruh dunia.




• Harmonisasi perpajakan an sistem jaminan sosial

 Keuntungan. Kalangan usaha akan mengalami manfaat yang cukup besar dalam perencanaan, biaya sistem dan pelatihan, dan sebagainya dari harmonisasi.
 Kerugian. Perpajakan dan sistem jaminan sosial memiliki pengaruh yang kuat terhadap efisiensi ekonomi. Sistem yang berbeda memiliki pengaruh yang berbeda. Kemampuan untuk membandingkan cara kerja pendekatan yang berbeda di negara yang berbeda menyebabkan negara-negara mampu melakukan peningkatan sistem mereka masing-masing. Negara-negara saling berkompetisi dan kompetisi memaksa mereka untuk mengadopsi sistem yang efisien melalui beroperasinya semacam kekuatan pasar. Persetujuan atas sistem perpajakan yang satu akan menjadi seperti pendirian kartel dan akan menghilangkan manfaat yang akan diperoleh dari kompetisi antar negera.

Sebuah tulisan yang terbaru juga mendukung adanya GAAP global yang terharmonisasi. Manfaatnya:

1. Pasar modal menjadi global dan modal investasi dapat bergerak di seluruh dunia tanpa hambaran berarti. Standar pelaporan keuangan berkualitas tinggi yang digunakan secara konsisten di seluruh dunia akan memperbaiki efisiensi alokasi modal.
2. Investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik, portofolio akan lebih beragam dan risiko keuangan berkurang
3. perusahaan-perusahaan dapat memperbaiki proses pengambilan keputusan strategi dalam bidang merger dan akuisisi
4. Gagasan terbaik yang timbul dari aktivitas pembuatan standar dapat disebarkan dalam mengembangkan standar global yang berkualitas tinggi.

Kritik atas saran Internasional
• Penentuan standar internasional merupakan solusi yang terlalu sederhana atas masalah yang rumit.
• Beberapa pengamat berpendapat bahwa penetapan standar akuntansi internasional pada dasarnya merupakan sebuah taktik kantor-kantor akuntan besar yang menyediakan jasa akuntnasi internasional untuk memperluas pasarnya.
• Adopsi standar internasional akan menimbulkan standar yang berlebihan.

Rekonsiliasi atas pengakuan bersama
Dua pendekatan yang diajukan sebagai solusi yang mungkin digunakan untuk mengatasi permasalahan yang terkait dengan isi laporan keuangan lintas batas:
1. Rekonsiliasi
2. Pengakuan bersama (imbal balik/resiprositas)
Melalui rekonsiliasi, perusahaan asing dapat menyusun LK dengan menggunakan standar akuntansi negara asal, tetapi harus menyediakan rekonsiliasi antara ukuran-ukuran akuntansi yang penting di negara asal dan di negara di mana laporan keuangan di laporkan. Rekonsiliasi berbiaya lebih rendah bila dibandingkan dengan penyusunan laporan keuangan lengkap berdasarkan prinsip akuntansi yang berbeda. Namun demikian rekonsiliasi hanya menyajikan ringkasan, dan bukan gambaran perusahaan yang utuh.
Evaluasi
Perdebatan mengenai harmonisasi mungkin tidak akan pernah terselesaikan dengan penuh. Beberapa argumen yang menentang harmonisasi mengandung sejumlah kebenaran. Namun demikian, semakin banyak bukti menunjukkan bahwa tujuan harmonisasi internasional akuntansi, pengungkapan, dan audit telah diterima begitu luas sehingga tren yang mengarah pada harmonisasi internasional akan berlanjut atau bahkan semakin cepat. Perdebatan nasional dalam faktor-faktor dasar yang menyebabkan perbedaan dalam akuntansi, pengungkapan, dan praktik audit semakin sempit karena pasar modal dan produk menjadi semakin internasional.

Penerapan standar Internasional
Standar akuntansi internasional digunakan seagai hasil dari
a) Perjanjian internasional atau politis
b) Kepatuhan secara sukarela
c) Keputusan oleh badan pembuat standar akuntansi nasional
Semakin banyak jumlah perusahaan yang memutuskan bahwa untuk kepentingan terbaik perusahaan untuk menggunakan IFRS meskipun tidak diwajibkan. Banyak negara saat ini telah memperbolehkan perusahaan untuk mendasarkan laporan keuangan mereka pada IFRS dan beberapa negara mengharuskannya. Apabila standar akuntansi diterapakan melalui prosedur politik, hukum atau aturan, umumnya aturan wajib yang mendorong proses ini. Pihak-pihak yang berkepentingan menentukan apa saja aturannya dan bagaimana aturan ini harus diimplementasikan.
Usaha-usaha standar internasional lain dalam bidang akuntansi pada dasarnya dilakukan secara sukarela. Standar-standar itu akan diteima atau tidak tergantung pada orang-orang yang menggunakan standar-standar akuntansi. Saat standar internasional dan standar nasional tidak sama, tidak akan jadi masalah, tetapi ketika kedua standar tersebut berbeda, standar nasioanl harus jadi rujukan pertama.

BEBERAPA PERISTIWA PENTING DALAM SEJARAH PENENTUAN STANDAR AKUNTANSI

• 1959 - Jacob Kraayenhof, mitra pendiri sebuah firma akuntan independen eropa yang utama, mendorong agar usaha pembuatan standar akuntansi internasional dimulai.
• 1961 - Groupe d’Etudes, yang terdiri dari akuntan profesional yang berpraktik, didirikan di Eropa untuk memberikan nasihat kepada pihak berwenang Uni Eropa dalam masalah-masalah yang menyangkut akuntansi
• 1966 - Kelompok studi Internasional akuntan didirikan oleh institut profesionaol di Kanada, Inggris, dan Amerika Serikat.
• 1973 - Komite Standar Akuntansi Internasional didirikan
• 1876 - organisasi untuk kerja sama dan pembangunan Ekonomi mengeluarkan Deklarasi investasi dalam perusahaan Multinasional yang berisi panduan untuk ’pengungkapan informasi’
• 1977 - Federasi Internasional Akuntan didirikan
• 1977 - Kelompok para ahli yang ditunjuk oleh Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-bangsa mengeluarkan laporan yang terdiri dari empat bagian mengenai standar internasional akuntansi dan pelaporan bagi perusahaan transnasional
• 2002 - IASB dan FASB menandatangani ’perjanjian Norwalk” yang berisi komitmen bersama terhadap konvergensi SAI dan AS
• 2003 - IASB menerbitkan IFRS 1 dan revisi terhadap 15 IAS

SEKILAS MENGENAI ORGANISASI INTERNASIONAL UTAMA YANG MENDORONG HARMONISASI AKUNTANSI

Enam organisasi telah menjadi pemain utama dalam penentuan standar akuntansi internasional dan dalam mempromosikan harmonisasi akuntansi internasional:
1. Badan Standar Akuntansi Internasional (IASB)
2. Komini Uni Eropa (EU)
3. Organisasi Internasional Komisi Pasar Modal (IOSCO)
4. Federasi Internasional Akuntan (IFAC)

5. Kelompok Kerja Ahli Antarpemerintah Perserikatan Bangsa-Bangsa atas Standar Internasional Akuntansi dan Pelaporan, bagian dari Konferensi Perserikatan Bangsa-bangsa dalam perdagangan dan Pembangunan
6. Kelompok kerja dalam Standar Akuntansi Organisasi kerja sama dan Pembangunan Ekonomi.

Forum Internasional Pengembangan Akuntansi (IFAD) mengadakan pertemuan pertama pada tahun 1999. tujuan utamanya adalah untuk membangun kapasitas akuntansi dan audit di negara-negara berkembang. Yang juga penting adalah Federasi Internasional Bursa Efek (FIBV), organisasi perdagangan untuk pasar surat berharga dan derivatif yang teratur diseluruh dunia. FIBV mendorong perkembangan usaha profesional pasar keuangan. Tujuan FIBV adalah untuk menetapakan standar harmonisasi untuk proses usaha (termasuk pelaporan keuangan dan pengungkapan) dalam perdagangan surat berharga lintas batas, termasuk penawaran publik lintas batas.

BADAN STANDAR AKUNTANSI INTERNASIONAL
Tujuan IASB adalah:
1. Untuk mengembangkan dalam kepentingan umum, satu set standar akuntansi global yang berkualitas tinggi, dapat dipamahi dan dapat diterapkan yang mewajibkan infromasi yang berkualitas tinggi, transaparan, dan dapat dibandingkan dalam laporan keuangan dan pelaporan keuangan lainnya untuk membantu para partisipan dalam pasar modal dunia dan pengguna lainnya dalam membuat keputusan ekonomi.
2. untuk mendorong penggunaan dan penerapan standar-stnadar tersebut yang ketat
3. untuk membawa konvergensi standar akuntansi nasional dan Standar Akuntansi Internasional dan Standar Pelaporan Keuangan Internasional ke arah solusi berkualitas tinggi.

Standar Inti IASC dan Persetujuan IOSCO

IASB telah berupaya untuk mengembangkan standar akuntansi yang akan diterima oleh badan pengatur surat berharga diseluruh dunia. IASC mengadopsi suatu rencana kerja untuk menghasilakn satu set inti standar berkualitas tinggi yang komprehensif.

Struktur IASB yang baru

Pada bulan November 1999 dewan IASC secara bulat menyetujui suatu resolusi yang mendukung usulan struktur baru yang intinnya adalah
1. IASC akan didirikan sebagai sebuah organisasi independen
2. organisasi tersebut akan terdiri dari dua badan utama, Perwakilan dan Dewan, serta Komite Interprestasi Tetap dan Dewan Penasihat Standar dan
3. dan perwakilan akan menunjuk anggota dewan, melakukan pengawasan dan mengumpulkan dana yang diperlukan, sedangkan dewan memiliki tanggungjawab untuk penentuan standar akuntansi

IASB yang direstrukturisasi tersebut bertemu untuk pertamakalinya pada bulan April 2001. IASB telah direorganisasi, akan mencakup badan berikut:

1. Badan Wali. IASB memiliki 19 wali
• 6 dari Amerika Utara
• 6 dari Eropa
• 4 dari Wilayah Asia/Pasifik
• 3 dari wilayah lain


2. Dewan IASB
Dewan menetapkan dan memperbaiki standar akuntansi keuangan dan pelaporan usaha
• Dewan terdiri dari 14 orang anggota yang ditunjuk oleh Badan Wali untukmemberikan kombinasi terbaik yang ada dari keahlian teknik dan latar belakang pengalaman bisnis internasional dan kondisi pasar yang relevan

3. Dewan Penasihat Standar
Dewan Penasihat Standar ditunjuk oleh perwakilan, terdiri dari:
• 30 atau lebih anggota yang memiliki latar belakang geografis dan profesional yang berbeda, yang ditunjuk untuk masa tiga tahun yang dapat diperbaharui

4. Komite Interprestasi Pelaporan Keuangan Internasional (IFRIC)
• IFRIC terdiri dari 12 anggota yang diangkat oleh perwalian. IFRIC menginterprestasikan ’penerapan standar akuntansi internasional dan standar pelaporan keuangan internasional dalam konteks kerangka dasar IASB, menerbitkan rancangan interprestasi dan mengevaluasi komentar atasnya dan memperoleh persetujuan dewan untuk interprestasi akhir.



Referensi : http://teorikuliah.blogspot.com/2009/08/harmonisasi-akuntansi-internasional.html

Selasa, 12 April 2011

tugas ke 7

SISTEM MONETER INTERNASIONAL YANG SEKARANG BERLAKU

Sewaktu Amerika Serikat menghentikan kovertibiltas mata uang dollarnya terhadap emas pada bulan agustus 1971, sistem Bretton Words tidak berfungsi lagi. Sekalipun IMF masih tetap ada namun para anggotany a sudah tidak tunduk lagi pada ketentuan-ketentuan pokok aslinya yang mendasari berdirinya IMF. Usaha untuk memulihkan dan memeperbaiki kembali penggunaan sistem Bretton Words melalui persetujuan Smithsonian mengalami kegagala. Oleh karena itu pada tahun 1971 IMF membentuk ‘commite of twenty’, yang bertugas untuk menyusun rencana reformasi sistem moneter internasional secara menyeluruh.
A. Kurs Devisa

Dalam ketentuan yang baru, negara anggota IMF mempunyai kebebasan dalam mengatur dan menetukan kurs devisanya. Secara khusus sistem kurs mengambang diakui. Namun demikian jika dikehendaki mereka boleh menambatkan niali mata uangnya pada satu atau lebih mata uang negara lain.

Meskipun negara IMF bebas memilih cara mengatur kurs devisa mereka, namun peranan IMF dalam usaha menjamin tak terlaksananya kerja sama internasioanal dalam bidang moneter masih tetap dipertahankan. Dalam usaha pengaturan devisa secara tertib dan dilaksanakan secara lebih tegas sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.


B. Special Drawing Right

Special Drawing Right (SDR), pada tahun 1968 berhasil dimasukkan ke dalam charter IMF. SDR mempunyai fungsi sebagai emas monter, kapan dan sebesar berapa SDR dibuat ditentukan bersama dalam rapat IMF. SDR dibagikan kepada semua negara anggota dengan jalan memindahbukukannya pada rekening negara bersangkutan. SDR betul-betul merupakan uang jadi negara yang memililki SDR dapat menggunakan SDR untuk melunasi kewjiwajiban pembayarannya.

C. Cadangan Emas

Emas secara resmi di demonetized dan fungsinya sebagai cadangan monetr dihapus begitu juga dengan harga resmi emas. Negara-negara anggota dilarang menkaitkan nilai mata uangnya pada emas. Kewajiban IMF mentransfer emas dikembalikan kepada para anggota, sisanya dijual dengan harga lelang hasilnya dipergunakan untuk menolong negara-negara miskin.


D. Tentang Pengawasan

Dengan tegas disebutkan bahwa IMF diwajibkan untuk melaksanakan pengawasan yang ketat terhadap kebijakan-kebijakan kurs devisa para anggotanya dan menggunakan prinsip-prinsip khusus pembinaan para anggotanya.

E. Fasilitas Krredit IMF

Sekalipun sistem moneter internasional berubah namun peranan lembaga moneter dunia IMF tetap cukup besar. Tugasnya membantu para negara anggota untuk mengatasi kesulitan neraca pembayaran masih dipikulnya, oleh karena itu ada baiknya kita mencoba meninjau perkembangan fasilitas-fasilitas kredit yang disajikan oleh IMF.


sumber buku paket universitas gunadarma ekonomi internasional oleh Soedijono R

Minggu, 03 April 2011

tugas VI tentang Sistem Keuangan Internasional Kurun Waktu Pra Perang Dunia

Sistem Keuangan Internasional Kurun Waktu Pra Perang Dunia

Sistem moneter internasional yang berlaku sampai dengan menjelang pecah perang dunia ialah sistem standar emas, yang lahir sebagai hasil evolusi praktek-praktek melaksanakan transaksi ekonomi internasional pada umumnya dan transaksi-transaksi pembayaran antar negara pada khususnya.
Beberapa diantara sifat-sifat menguntungkan yang melekat pada sistem standar emass yang banyak disebut dalam literatur ialah :
1. Stbilnya kurs valuta asing. Kurs bergerak dibatasi oleh titik ekspor emas dan titik impor emas, yang pada kenyataannya pada praktek jaraknya dapat dikatakan sangat sempit. Yang menentukan jarak adalah biaya pengakutan emas dari negara bersangkutan ke negara tujuan per unit.
2. Dalam sistem standar emas sistem defisit dan surplus neraca pembayarannya berlangsung tidak berlarut lama melainkan secara otomatis menyusut untuk kemudian kembali kekeadaan seimbang lagi.

Namun ada beberapa kelemahan yang terdapat dalam sistem standar emas diantarnya yaitu :
1. Stabilitas dalam kurs valuta asing biasanya diikuti oleh ketidakstabilan tingkat harga. Apabila terjadi aliran emas masuk maka tingkat harga dan kegiata ekonomi akan cenderung naik dan demikian pula sebaliknya.
2. Mekanisme penyeimbangan kembali neraca pembayaran dalam praktek asing sering tidak lancar seperti yang diungkapkan dalam teori, yang disebabkan oleh adanya kecenderungan pemerintah negara bersangkutan untuk tidak mematuji aturan permainan sistem standar emas.

Setelah perang dunia pertama usai beberapa negara mencoba untuk kembali menggunakan sistem standar emas lagi, namun terhalang oleh depresi dunia tahun 1929. Pada masa kini masih dijumpai juga adanya pemikir dan pengamat ekonomi yang melihat masih adanya kesempatan bahwa suatu ketika sistem standar emas akan hadir lagi, namun sebagian besar juga beranggapan bahwa sistem standar emas tidak lebih hanya sebagai peninggalan sejarah.



Sumber buku paket gunadarma ekonomi internasional oleh soedijono reksoprajitno

Sabtu, 02 April 2011

Pemicu Munculnya Akuntansi Internasional

Pemicu Munculnya Akuntansi Internasional
Beberapa Pemicu Munculnya Akuntansi Internasional dapat di sebutkan sebagai berikut :
1. Semakin besar dan luasnya jangkauan dan oprasi MNC (Multi National Corporation), yang akan mempenngaruhi pasar uang dan modal international serta berbagai transaksi bisnis dan keuangan yang menyertainya, misalnya dikemukakan oleh jacobby (1970) tentang perubahan perusahaan dari skala domestik menjadi skala internasional :
• Perkembangan perusahaan menyebabkan impor bahan mentah dari luar dan ekspor ke pasar international
• Membuka cabang-cabang penjualan di luar negeri
• Perusahaan lisensi atau franchising
• Pemelikan perusahaan diluar negeri baik melalui pemilikan sebagian, joint ventures, pemilikan seluruhan
• Manajemen dengan multiorgqanisasi
• Perusahaan yang dimiliki oleh beberapa perusahaan multiinternasioanal
2. Investasi diluar negeri yang dilakukan perusahaan, investor, pemerintah dan sebagainya
3. Fluktuasi keuangan yang disebabkan berubahnya sistem keuangan internasioanal yang menimbulkan munculnya risiko perubahan kurs valuta asing sehingga memerlukan informasi akuntansi
4. Meningkatnya harga sumber-sumber alam dan komoditi serta monopoli
5. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan aspirasi dunia ketiga
6. Meningkatnya peranan pasar modal
7. Berubahnya vision pasar modal
8. Pasar modal USA
Sebagaimana mana diketahui pengawas pasar modal itu bertujuan untuk melindungi pemengang saham publik khususnya investor perorangan, sedangkan private placement biasanya dianggap memiliki kemampuan untuk meneliti kelayakan suatu investai segingga tidak perlu secara khusu mendapat perlindungan pemerintah.
Sumber buku paket Teori Akuntansi disusun oleh sofyan syafri harahap jakarta 2008